Jumat, Agustus 29, 2008

Cinta...
manakala menyentuh kita
mengilhami kita untuk terus berada di puncak kehidupan
memotivasi kita untuk berbuat baik dan membina hubungan yg berarti dgn sesama
memupuk jiwa sehingga ketika kita menyayangi orang lain,
kita membuat mereka & diri kita sendiri merasa bermakna.
God Bless You
-nn-

Rabu, Agustus 27, 2008

Lembah kelam

Hancuuur....
IHSG meluncur tajam setengah tahun ini...
NAB reksadana anjlok dimana-mana...
Saham tidak lebih baik dari yg lain...
Obligasi yield ga menggembirakan...
Deposito habis dimakan inflasi...
Inflasi merajalela...
Gaji ga pernah ada...
hahahahahahah

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku;
gadaMu dan tongkatMu,
itulah yang menghibur aku.

Saham Pilihan untuk Bulan Puasa

Rabu, 27/08/2008 10:48 WIB
Saham Pilihan untuk Bulan Puasa
Irna Gustia - detikFinance

Jakarta - Perdagangan saham di bulan puasa kerap dihantui sepinya transaksi. Namun dalam dua tahun terakhir, transaksi saham di bulan ramadan relatif normal dan kondisi di bulan puasa kali inipun diprediksi tetap normal. Lalu saham-saham apa yang bakal atraktif di bulan puasa?

Pengamat saham Alfiansyah menilai perdagangan saham di bulan puasa kali ini tidak banyak berubah seperti hari-hari sebelumnya. Terlebih puasa kali ini jatuh di akhir triwulan III dan memasuki triwulan IV. Masa ketika pasar saham lebih bergairah karena menjelang tutup tahun.

"Jadi tidak ada alasan mengurangi belanja saham di bulan puasa, karena jam perdagangan tidak berubah dan juga tidak mengganggu ibadah," kata Alfian ketika dihubungi detikFinance, Rabu (27/8/2008).

Kebutuhan konsumsi yang tinggi di bulan puasa juga menjadi peluang emiten-emiten yang bergerak di penyediaan barang kebutuhan bisa meraup untung. Kondisi ini akan dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk berburu saham-saham yang terkait dengan konsumsi.

Alfian melihat makanan, minyak goreng, tepung terigu, sandang dan otomotif akan mengalami kenaikan permintaan. Buntutnya, emiten-emiten yang bermain di sektor ini bakal menjadi idola selama bulan puasa.

Saham-saham seperti Indofood Sukses Makmur (INDF), Matahari Putera Prima (MPPA), SMART, Astra Agro Lestari (AALI), Astra Internasional (ASII) dan perusahaan pembiayaan bisa dikoleksi.

"Tapi tetap harus memperhatikan likuiditas saham yang bersangkutan sehingga ketika akan keluar tidak sulit," katanya.

Alfian membandingkan saham di sektor makanan seperti Indofood dan Mayora (MYOR), yang keduanya akan mengalami kenaikan permintaan. "Tapi jika dilihat likuiditasnya, maka saham Indofood lebih disarankan," kata Alfian.

Begitu juga dengan saham ritel seperti Matahari Putra Prima, Ramayana Lestari Sentosa dan Hero Supermarket, maka direkomendasikan untuk memilih yang likuditasnya tinggi.

"Matahari kinerjanya belakangan cukup baik, sedangkan Ramayana mulai turun pesonanya. Untuk Hero meskipun cukup bagus tapi karena kepemilikan saham publiknya sangat kecil membuat investor takut tidak bisa keluar ketika membeli saham ini," katanya.

Saham perkebunan terutama yang miliki produksi minyak goreng seperti SMART dan AALI juga bisa jadi pilihan. "Karena kebutuhan minyak goreng akan naik tajam," ujarnya.

Sedangkan di saham otomotif, investordi perkirakan akan terus berburu saham ASII dibandingkan misalnya dengan Indomobil (IMAS). Maraknya pembelian kendaraan untuk kebutuhan lebaran juga akan dinikmati perusahaan pembiayaan. Saham-saham di sektor ini seperti Adira (ADMF), WOM Finance (WOMF) atau Tunas Ridean (TURI) bisa jadi pertimbangan.

Di luar sektor-sektor itu, Alfian melihat saham energi dan perkebunan tetap menjadi sorotan utama pelaku pasar seiring fluktuasi harga minyak yang terus berlanjut.
(ir/qom)

Jumat, Agustus 15, 2008

Gaji PNS Naik 15% Tahun 2009, Guru Minimal Rp 2 Juta

Jumat, 15/08/2008 10:50 WIB

Gaji PNS Naik 15% Tahun 2009, Guru Minimal Rp 2 Juta
Wahyu Daniel - detikFinance


Jakarta - Kabar baik untuk para aparatur negara dan pensiunan. Pemerintah akan menaikkan gaji aparatur negara dan juga pensiunan sebesar rata-rata 15% tahun 2009. Sementara gaji guru golongan terendah minimal Rp 2 juta per bulan.

Janji tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembacaan Nota Keuangan dan RAPBN 2009 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/008).

Dalam rangka memperbaiki kinerja birokrasi dan peningkatan layanan publik dalam RAPBN 2009, pemerintah mengalokan alokasi belanja pegawai sebesar Rp 143,8 triliun atau naik 20,2 triliun atau 16,4% dari 2008.

"Kenaikan anggaran tersebut antara lain untuk memperbaiki penghasilan aparatur negara dan pensiunan melalui kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok rata-rata 15%," kata presiden.

Selain itu, pemerintah juga memberikan gaji dan pensiun bulan ke-13, serta perbaikan sistem pembayaran pensiun. Selama 4 tahun masa pemerintahan, pendapatan PNS golongan terendah juga ditingkatkan 2,5 kali dari Rp 674.000 per bulan pada 2004 menjadi Rp 1,721 juta per bulan pada 2009.

"Tambahan alokasi dana pendidikan sebesar 46,1 triliun yang kami usulkan untuk memenuhi amanat konstitusi digunakan antara lain untuk meningkatkan penghasilan guru dan peneliti. Dengan demikian pendapatan guru golongan terendah dapat dinaikkan menjadi di atas Rp 2 juta per bulan," demikian janji presiden. (qom/ir)

Rabu, Agustus 13, 2008

Rekomendasi Saham

Rabu, 13/08/2008 11:44 WIB

BRI-Holcim Boleh Dikoleksi
Irna Gustia - detikFinance

Jakarta - Kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih fluktuatif. Di tengah gejolak pelemahan saham komoditas yang masuk area oversold, saham BRI dan Holcim bisa jadi pilihan pembelian selektif.

Panin Sekuritas melihat dua pilihan saham untuk transaksi Rabu (13/8/2008) yaitu:
Bank Rakyat Indonesia (BBRI): Salah satu saham besar yang penurunannya relatif tipis dalam perdagangan Selasa kemarin (12/8/2008). Terlihat BBRI dalam 3 hari berturut-turut mengalami penurunan.

Kami perkirakan level 5.700 merupakan minor support bagi BBRI. Terlihat kecenderungan adanya rebound pada level tersebut. Trading pada kisaran 5.700-5.950.

Holcim Indonesia (SMCB): Salah satu saham bluechip yang justru mengalami kenaikan kemarin. Kami perkirakan saham ini masih berpotensi untuk menguat. Secara teknikal, masih ada ruang untuk bergerak naik, meski demikian momentum berada dalam area negatif. Spekulasi beli, kisaran support-
resistance 1.100-1.190.

Sementara kabar saham hari ini adalah:

  • GZCO: tengah menjajaki akuisisi lahan sawit seluas 280.000ha senilai Rp 10 triliun.
  • ITMG, penjualan dan laba bersih S1-08 diperkirakan mencapai USD516juta, naik +51% yoy dan US$ 69,4juta, naik +300% yoy.
  • SMGR: akan mengkaji pinjaman dari BMRI sebesar Rp4T untuk menutupi kebutuhan capex dan investasi US$ 1,6 miliar.
  • BMTR dan FREN: menjual 15,81% saham FREN pada harga Rp143/lembar atau total senilai Rp 457,54 miliar.
  • ANTM: Proyek smelter alumina milik ANTM dan RusAL di Kalimantan Barat akan mendapatkan pasokan listrik dari Tenaga Nasional Berhad dan Serawak Electricity Supply Corp Malaysia.
  • MEDC: menjajaki opsi dividen khusus senilai USD50juta, menyusul divestasi tujuh anak perusahaannya hingga akhir tahun ini.
  • KARK: segera mengakuisisi 70% saham PT Risna Karya Wardhana Mandiri (RKWM), atau setara dengan nilai Rp 1,75 triliun.
  • TRUB: berencana melakukan right issue senilai Rp 3,77 triliun. Dananya akan digunakan untuk masuk ke sektor telekomunikasi dengan mengakuisisi PT Asia Mobile.
  • BMTR: menjual 15,81% kepemilikan sahamnya di FREN.

Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/qom)

Senin, Agustus 11, 2008

In te domine speravi non confundar in aeternum.

Pada Mu Tuhan aku telah meletakkan harapanku dan selama-lamanya tidak akan malu karenanya.

Sabtu, Agustus 09, 2008

Sukses & arogansi


oleh : Anthony Dio Martin
Managing Director HR Excellency

Seorang CEO dari perusahaan Fortune 100 mengatakan, "Success can lead to arrogance. When we are arrogant, we quit listening. When we quit listening, we stop changing. In today's rapidly moving world, if we quit changing, we will ultimately fail." (Sukses bisa membuat kita jadi arogan. Saat kita arogan, kita berhenti mendengarkan. Ketika kita berhenti mendengarkan, kita berhenti berubah. Dan di dunia yang terus berubah dengan begitu cepatnya seperti sekarang, kalau kita berhenti berubah, maka kita akan gagal).

Pembaca, itulah sisi negatif dari kesuksesan, yakni arogansi. Arogansi muncul saat seseorang merasa diri paling hebat, paling luar biasa, dan paling baik dibandingkan dengan yang lainnya. Penyakit mental ini bisa menjangkiti apa dan siapa saja, mulai dari organisasi, produk, pemimpin, sampai orang biasa. Khusus pada tulisan ini, kita akan membicarakan soal manusianya.

Orang sukses lalu bersombong ria sebenarnya patut disayangkan. Bayangkan saja, saat berjuang keras menggapai kesuksesan, mereka begitu terbuka untuk belajar. Mereka mau mendengarkan. Mereka mau berjerih payah, berani hidup susah, dan mengorbankan diri. Bahkan, mereka tampak sangat 'merakyat' hidupnya. Akan tetapi, itu dulu. Sayang sekali, saat kesuksesan datang, mereka lupa diri. Mungkin dia akan berkata, "Saya sudah berhasil mencapai yang terbaik. Sekarang, Andalah yang harus mendengarkan saya. Saya tidak perlu lagi mendengarkan Anda."

Hal itu diperparah lagi ketika mereka dikelilingi oleh para 'yes man' yang tidak berani angkat bicara soal kekurangan orang ini. Hal ini membuat orang itu semakin 'megalomania', pongah, angkuh, dan egois. Ia terbelenggu oleh kesuksesannya sendiri. Ia tidak pernah belajar lagi.

Saya teringat dengan seorang klien saya. Sebagai seorang pebisnis, dia menceritakan susah payahnya membangun bisnisnya. Cerita yang mengharukan sekaligus heroik ketika dia harus tidur di kolong jembatan saat tiba di Jakarta ketika remaja. Dengan susah payah dia merangkak dari bawah untuk bertahan hidup. Menikah tanpa uang sepeser pun. Hidup di rumah kontrakan kecil. Akan tetapi, dia tidak patah arang. Dia mengamati cara kerja orang sukses, mencontoh, dan memodifikasi sendiri produknya. Sekarang, dia pun berjaya. Tiga pabrik besar ada di genggamannya.

Namun, sayang sekali. Perusahan itu sedang diterpa badai masalah internal. Pemicunya tak lain adalah sikap pemimpin yang arogan. Dia otoriter dan antikritik. "Kalau saya bisa, kalian juga harus bisa," katanya pongah. Dia pun menolak ide-ide baru. Dia mengelola perusahaan dengan serampangan. Turn over karyawan pun tinggi. Sisanya hanya kelompok para 'penjilat' yang tidak berani melawan. Dia menginginkan anak buahnya di-training. Padahal, dia sendiri yang perlu up date diri dengan training.

Arogansi bisa menghampiri siapa saja. Termasuk seorang pendidik, guru, dosen, yang tiap hari memberi suatu bagi orang lain. Saat menjalani kursus panjang di Inggris, saya pernah mendengar kisah tentang seorang trainer yang begitu arogan. Dia sempat membuat banyak orang berdecak kagum. Buku-buku best seller pun lahir di tangannya. Akan tetapi, arogansi membuatnya 'dibuang' dari komunitas di negaranya. Celakanya, sang trainer menyalahkan para rekannya. Dia pun dikelilingi oleh mereka yang selalu berkata 'ya' padanya.

Dari situ, kita belajar banyak untuk hati-hati. Kesuksesan jangan membuat kita arogan dan cenderung self centered serta tidak mau mendengarkan orang lain. Dunia begitu mengenal sosok Mao, Hitler, ataupun Stalin. Mereka berjuang dari basis bawah menuju pucuk kepemimpinan. Mereka pun berjuang untuk perubahan di masyarakatnya. Idealisme mereka sangat luar biasa. Orang pun dibuatnya kagum. Namun, mereka lupa daratan ketika sukses. Mereka memonopoli kebenaran tunggal alias antikritik dan antipembaruan. Mereka memimpin dengan tangan besi. Korban pun bergelimpangan dari tangannya. Begitu juga dalam sejarah bisnis. IBM yang begitu besar dan terkenal pernah mengalami kemerosotan saat arogansi membekap sikap dan pikiran para pemimpin mereka.

Terjebak retorika

Namun, itulah yang terjadi apabila orang berhenti belajar dan merasa diri sudah selesai. Tanpa dia sadari, lingkungannya terus belajar, berinovasi, dan berkembang. Sementara, dia mandek di posisinya. Akibatnya, kue kesuksesan yang dia peroleh lama-kelamaan menjadi basi. Tanpa sadar, kompetitor mereka bergerak jauh meninggalkan dirinya di belakang. Mereka terjebak dalam retorika, kalimat, jurus yang itu-itu saja alias usang. Arogansi telah menutup hati dan pikirannya untuk kreatif menemukan jurus dan tip-tip baru mempertahankan sekaligus mengembangkan kesuksesannya. Di sinilah, arogansi berujung pada malapetaka dan kehancuran.

Jadi, bagaimanakah tipnya agar kesuksesan kita tidak berubah menjadi arogansi? Saya menyebut tip ini dengan kata AWAS! Pertama, Aware (sadar) dengan sikap dan tingkah laku kita selalu. Meskipun sudah sukses, kita perlu memberi waktu untuk menyadari sikap dan perilaku kita di mata orang lain. Selalulah sadar apakah nada dan ucapan serta tindak tanduk kita sekarang semakin membuat banyak orang lain terluka? Apakah kita masih tetap menghargai orang lain? Apalagi orang-orang yang telah turut membawa Anda ke level sukses sekarang, apakah Anda hargai? Jangan sampai, tatkala masih bersusah payah, kita begitu respek, tetapi setelah sukses justru mencampakkan mereka.

Kedua, Waspadai umpan balik yang hanya menghibur kita tetapi tidak membuat kita belajar lagi. Hati-hati dengan orang di sekeliling kita yang hanya mengatakan hal bagus, tetapi tidak berani memberikan masukan yang baik. Kadang, masukan negatif juga kita perlukan demi perkembangan, sesukses apa pun kita.

Ketiga, Awasi dan peka dengan perubahan yang terjadi. Dalam buku Who Moved My Cheese disimpulkan bahwa kita harus selalu mencium keju kita, apakah sudah basi ataukah mulai diambil orang lain. Kita pun harus terus mencium dan peka bagaimana orang lain mengembangkan dirinya serta bisa jadi ancaman bagi kita. Jangan pula merasa diri paling hebat dan lupa belajar.

Keempat, Sopan dan rendah hati untuk belajar dari orang lain. Ada banyak artis yang ketika belum terkenal sikapnya ramah dan baik. Namun, setelah sukses, ia menjadi sangat sombong, angkuh, ketus, dan bersikap antisosial.

Nah pembaca, semoga tulisan ini menginspirasi Anda untuk meraih sukses sejati. Kesuksesan yang membuat Anda tidak arogan. Baiknya kita tutup tulisan ini dengan kalimat kuno yang seringkali sudah kita dengar. Saya hanya mengingatkan kita sekali lagi, "Di atas langit masih ada langit yang lain".

***

Jumat, Agustus 08, 2008

Bos Pura Group Takut Sombong





Kudus - Presiden Direktur Pura Group Jacobus Busono adalah satu-satunya orang Indonesia yang menjadi anggota World Enterpreneurship binaan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Meski punya prestasi selangit, namanya jarang nongol di publik karena sifatnya yang rendah hati.

Jacobus Busono selama ini dikenal sebagai pribadi yang jarang menjadi sorotan media. Padahal bos raksasa bisnis percetakan dan pengemasan terbesar di Asing Tenggara asal Kudus ini masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di Indonesia.

Berkat keuletan dan visinya yang kuat, ia telah berhasil menempatkan Pura sebagai perusahaan yang diperhitungkan di dunia dengan mengekspor kertas sekuriti dan kertas uang ke 94 negara termasuk telah dipercaya mencetak uang Somalia.

Dalam prinsip dan falsafah hidupnya, kesuksesan bisa berangkat dari sikap tidak sombong, sehingga orang akan cenderung menghargai orang lain. Hal ini bisa direfleksikan dalam kepemimpinan dalam berbisnis, menurutnya seorang pemimpin tidak boleh sombong dengan bawahannya.

"Sombong itu merugikan diri sendiri dan orang lain. Pintar itu relatif. Pemimpin yang baik itu tidak mungkin sombong, pemimpin tidak boleh sombong dengan bawahannya," pesan Bus panggilaan sapaan Jacobus Busono dalam acara temu wartawan di pabrik Pura, Kudus, Kamis malam (7/8/2008).

Menurutnya bila orang sombong, maka orang tersebut akan cenderung sulit mendengarkan dan menerima masukan dari orang lain, sehingga akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

"Filosifi ini berasal dari proses belajar saya, saya juga pernah sombong, dulu memimpin 200 orang (karyawan) saja setengah mati," jelasnya.

Jacobus juga telah terpilih menjadi salah satu anggota resmi World Enterpreneurship Forum yang diselenggarakan oleh sekolah bisnis terbaik di Eropa Emylon Business School Prancis dan auditor besar dunia Ernst and Young. Forum ini dibawah langsung binaan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy.

Jumlah anggota dari forum ini dibatasi maksimal hanya 70 orang yang diseleksi secara ketat. Forum ini adalah berkumpulnya para tokoh terkemuka kalangan pengusaha, pemerintah dan akademisi.

Dari kalangan pengusaha Asia hanya terpilih 7 orang saja, selebihnya dari dua orang dari Jepang, satu dari Hongkong, China, India, dan Filipina.

"Di luar dugaan karena berkat tuhan, membership ini tidak bisa dijual dan dibeli, ini kehormatan buat saya dan negara Indonesia," katanya keheranan.

Menurut pengusaha hologram yang pernah merugi selama 10 tahun ini, kesuksesan bisa diraih berawal dari kegemaran apa yang kita suka, sehingga dengan demikian orang akan fokus untuk melakukannya dan bersungguh-sungguh.

"Yang celaka ada orang yang tidak punya, tapi sombong," katanya sambil tertawa.

Sikap tidak sombongnya bisa dilihat dari prilakunya dalam menggunakan mobil, dari sekian banyak mobil yang ia miliki ia lebih senang memakai mobil-mobil tua dan sederhana.

"Kalau mobil saya lebih suka dengan mobil yang lama bukan yang mewah, hidup itu tidak lama yang penting isinya. Saya pakai kijang, gak masalah yang penting nyampai asal ada AC-nya, saya lebih senang pakai kijang yang pakai AC daripada Mercy gak ada AC," ujarnya sambil tertawa.

Ia menambahkan dengan semakin menggeliatnya usahanya beberapa tahun terakhir, aset usahanya diperkirakann hingga akhir tahun 2008 bisa mencapai Rp 3,5 sampai Rp 4 triliun. "Dalam bisnis yang penting kualitas apa yang bisa kita buat agar terbaik, bukan mengejar berapanya," pesannya.
(hen/ir) - detikFinance

Mzm 139:7-10

Kemana aku dapat pergi menjauhi roh Mu?
Kemana aku dapat lari dari hadapan Mu?
Jika aku mendaki ke langit,
Engkau disana.
Jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati,
disitupun Engkau ada.

Jika aku terbang dengan sayap fajar,
dan membuat kediaman di ujung laut,
juga disana tangan Mu akan menuntun aku,
dan tangan kanan Mu memegang aku.
(Mzm 139:7-10)

Senin, Agustus 04, 2008

Fenomena setan dan segala makhluk halus sedang berkembang dewasa ini. Kita lihat di televisi dengan aneka cerita. Benarkah masyakarat kita sudah dikuasai fenomena per-setan-an? Sehingga tidak ada suguhan cerita yang lebih humanis dan Ilahi di media komunikasi?

Di tengah masyarakat pun dikenal sejumlah orang yang dikenal memiliki kemampuan supranatural atau adikodrati. Mereka dianggap mampu mengusir makhluk halus atau roh-roh jahat. Banyak orang lari kepadanya minta bantuan. Orang Katolik pun menghadapi persoalan yang sama. Tidak sedikit yang datang kepadanya. Bahkan orang Katolik pun dengan bangganya berani mengatakan “aku (dia) punya karunia mengusir setan/eksorsisme!” Pertanda apakah ini!?

Bagaimana pandangan Gereja tentang pengusiran setan? Kitab Hukum Kanonik 1172 berbunyi demikian:
(1) Tiada seorangpun dapat dengan legitim melakukan eksorsisme terhadap orang yang kerasukan, kecuali jika telah memperoleh izin khusus dan tegas dari Ordinaris wilayah.
(2) Izin itu oleh Ordinaris wilayah hendaknya hanya diberikan kepada imam yang saleh, ahli, arif serta tak tercela hidupnya.

Apa yang dapat kita mengerti dan pahami dari pandangan Gereja?
(1) Tanpa izin Ordinaris wilayah (Uskup) setempat pengusiran setan dianggap tidak sah.
(2) Pengusiran setan hanya dapat dilakukan oleh imam bukan awam.
(3) Tidak semua imam memiliki wewenang mengusir setan. Hanya imam yang kredibel dalam hidup beriman, saleh, moral baik, bijaksana dan hidupnya tidak tercela sajalah yang mendapat izin dari Uskup untuk mengusir setan.

Injil Mat 17:14-20 mengajak kita untuk merenungkan soal penyakit dan pengusiran setan yang dilakukan Tuhan Yesus. Orang yang berpenyakit aneh belum tentu kerasukan setan. Yesus melakukan keduanya: menyembuhkan dan mengusir setan.

Seorang datang kepada Yesus, mohon kesembuhan anaknya. Karena para murid tidak mampu menyembuhkan dan mengusir setan yang ada pada anak tersebut. Ketika tidak ada lagi pribadi yang menyembuhkan, orang itu datang kepada Yesus. Ia membutuhkan kuasa Ilahi Yesus. Yesus datang pada saat yang tepat bagi orang yang membutuhkan pertolongan. Yesus mengusir setan dan menyembuhkan anak itu.

Pertanyaan para murid cukup menggelitik,"Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" "Karena kamu kurang percaya!” Itulah jawaban Tuhan Yesus. Kurang percaya atau kurang beriman menjadi kunci dari tidak terlaksananya karya Allah dalam diri seseorang. Yesus menunjukkan betapa pentingnya sikap percaya. Percaya pada kuasa Ilahi. Bukan percaya yang melulu mengandalkan diri pribadi.

Sikap percaya bertumbuh saat orang makin memiliki relasi mendalam dengan Tritunggal Mahakudus.